Jumat, 17 April 2015

adiwiyata

Adiwiyata ? Apa sih itu ? Pengen tau ? Simak ulasan dari Pak Anang SB berikut :
 Penghargaan Adiwiyata adalah penghargaan yang diberikan kepada sekolah-sekolah yang dinilai berhasil mendidik siswa menjadi individu yang bertanggung jawab terhadap lingkungan hidup. Penilaian Adiwiyata didasarkan pada 4 kriteria, yakni; pengembangan kebijakan sekolah peduli dan berbudaya lingkungan, pengembangan kurikulum berbasis lingkungan, pengembangan kegiatan berbasis partisipatif, dan pengelolaan dan pengembangan sarana pendukung sekolah.
Penganugerahan penghargaan Adiwiyata merupakan rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup. Selain menyerahkan penghargaan Adiwiyata, presiden RI juga memberikan penghargaan adipura 2011 dan kalpataru 2011.

Piala Adiwiyata

Penerima penghargaan Adiwiyata Mandiri 2011. Tahun 2011 ini penghargaan Adiwiyta Mandiri diberikan kepada 21 sekolah di Indonesia. Daftar sekolah penerima Adiwiyata Mandiri tahun 2011 adalah sebagai berikut :

  1. SD N P 12 Benhil, Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, Provinsi DKI Jakarta.
  2. SD N Bantarjati, Bogor, Provinsi Jawa Barat.
  3. SD N 4 Metro Timur Lampung, Yosodado, Metro, Provinsi Lampung.
  4. SD N Kandangan III Surabaya, Surabaya, Provinsi Jawa Timur.
  5. SD N 001 Lima Puluh Pekanbaru, Pekanbaru, Provinsi Riau.
  6. SD N Dinoyo II Malang, Malang, Provinsi Jawa Timur.
  7. SD N 005 Bukit raya Pekanbaru, Provinsi Riau.
  8. SMP N 2 Kebomas Gresik, Provinsi Jawa Timur.
  9. SMP N 1 Merakurak Tuban, Provinsi Jawa Timur.
  10. SMP N 10 Sukabumi, Provinsi Jawa Barat.
  11. SMP N 11 Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur.
  12. SMP N 1 Cigombong, Provinsi Jawa Barta.
  13. SMP Muhammadiyah Yogyakarta, Provinsi D.I Yogyakarta.
  14. SMP N 1 Balikpapan, Provinsi Kalimatan Timur.
  15. SMA 10 Malang, Provinsi Jawa Timur.
  16. SMK N 1 Probolinggo, Provinsi Jawa Timur.
  17. SMA N 1 Wringinanom Gresik, Provinsi Jawa Timur.
  18. SMA N 5 Jember, Provinsi Jawa Timur.
  19. SMA N 2 Wonosari, Provinsi DI Yogyakarta.
  20. SMA N 1 Bandar Bener Meuriah, Provinsi Aceh.
  21. SMA N 1 Geger Madiun, Provinsi Jawa Timur.




SMAN 1 Geger sendiri sebagai sekolah Adiwiyata Mandiri merupakan suatu anugerah kebanggan bagi sekolah. Dimana memang didalam sekolah terdapat lingkungan hijau yang memadai. SMAN 1 Geger berkomitmen untuk menerapkan pendidikan lingkungan hidup disamping pendidikan formal. Tak heran kalau didalam sekolah merupakan suasana yang sejuk dan nyaman untuk ditinggali siapa saja.

Tunggu apalagi ?
Mau join di sekolah Adiwiyata yang nyaman ?
Ya di SMAN 1 Geger tempatnya !!!

 Jangan lupa ikut ekstrakurikuler Pecinta Alam kalau kamu memang pecinta Alam sejati

Sejarah SMAGER

Bermula dari kesadaran masyarakat, khususnya masyarakat di Madiun selatanan (Ex kawedanan Uteran) akan pentingnya peningkatan pendidikan, maka masyarakat sangat mendambakan adanya sebuah lembaga pendidikan setingkat SLTA, yang mana pada saat itu belum ada satupun lembaga pendidikan setingkat SLTA berdiri/beroperasi di wilayah tersebut. Sehingga setiap lulusan SMP atau MTs apabila ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi harus masuk ke kota Madiun atau daerah lain sehingga lebih menyita waktu dan biaya.

Keinginan masyarakat akan adanya Sekolah Menengah Atas (SMA) di wlayah Ex Kawedanan Uteran tersebut ternyata sejalan dengan program pemerintah untuk mendirikan/membangun sekolah-sekolah baru di seluruh Indonesia, sebagai upaya pemerataan untuk memperoleh kesempatan belajar bagi anak-anak usia sekolah di seluruh tanah air. Program pemerintah untuk mendirikan sekolah baru tersebut segera direspon oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Madiun dan masyarakat, utamanya masyarakat di kecamatan Geger, dengan menyiapkan lahan / lokasi pembangunan Sekolah dan persyaratan-persyaratan yang dianggap perlu. Sebagai bukti bahwa masyarakat mendambakan adanya sekolah di wilayah ini, maka masyarakat rela tanah yang menjadi tumpuan hidupnya dipakai untuk tempat / lokasi pembangunan Sekolah.

Setelah semua persyaratan terpenuhi, maka dengan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 0188/O/1979 terhitung mulai 1 April 1979, secara resmi ditetapkan pembukaan pembukaan / pendirian SMA Negeri Uteran bersama dengan 149 (seratus empat puluh sembilan) sekolah lain setingkat SMP dan SMA di seluruh Indonesia.

SMA Negeri Uteran berdiri di tempat yang strategis di tengah-tengah Wilayah Ex Kawedanan (yang mencakup : Kec. Geger, Kec. Dolopo, Kec. Kebonsari dan Kec. Dagangan) dan berada di tepi jalan raya utama jurusan Madiun Ponorogo, berdiri di atas tanah seluas 25.948 Meter Kuadrat tepatnya di:

 Jl. raya Uteran No. 634
Desa Sumberejo, Kecematan Geger
Kabupaten Madiun

Dalam perjalanan SMA Negeri 1 Uteran telah mengalami beberapa kali perubahan nama sesuai dengan peraturan/penyebutan nomenklatur yang berlaku,terakhir dengan SK Mendikbud No:035/O/1997 tanggal 7 maret 1997 diubah menjaadi SMU Negeri 1 Geger. dan dengan berlakunya UU Sisdiknas No.20 tahun 2003, maka sebutannya menjadi SMA Negeri 1 Geger.
SMA Negeri 1 Geger, menerima pendaftaran murid angkatan pertama pada tahun pelajaran 1979/1980 yang dikelompokan menjadi 3 kelas atau rombongan belajar. Pada tahun pertama, sebelum  SMA nNEgeri Uteran mempunyai DIK(Daftar Isia Kegiatan) sendiri, masih ber-induk ke SMA Negeri 1 Kota Madiun DAn pada tahun-tahun pertama masih banak di suport dari sekolah indukny. Namun mulai taun ke dua SMA Negeri ! Geger telah dapat berdiri sendiri.

Sumber : Buku Alumni